Prestasi Membanggakan dari Bumi Kendari
Kendari – Universitas Muhammadiyah Kendari kembali membuktikan komitmennya dalam menghasilkan mahasiswa berkualitas tinggi. Kali ini, pencapaian luar biasa diraih oleh tiga mahasiswa berprestasi yang berhasil meraih medali emas dalam Kompetisi Inovasi dan Entrepreneurship Nasional 2026, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di Jakarta pada 15-17 April lalu.
Ketiga mahasiswa tersebut adalah Muhammad Rafly Pratama (22 tahun) mahasiswa Jurusan Teknik Informatika, Nur Azizah Putri (21 tahun) dari Jurusan Manajemen Bisnis, dan Budianto Wijaya (23 tahun) dari Jurusan Teknik Sipil. Mereka berhasil mengalahkan 127 tim kompetitor dari universitas-universitas ternama di seluruh Indonesia dengan sebuah inovasi teknologi yang revolusioner bernama “AgriTech Connect,” sebuah aplikasi mobile berbasis artificial intelligence yang dirancang khusus untuk meningkatkan produktivitas pertanian berkelanjutan di daerah-daerah tertinggal.
Prestasi ini tentunya menjadi angin segar bagi Universitas Muhammadiyah Kendari, khususnya Unit Informasi Beasiswa yang telah bekerja keras dalam mengidentifikasi dan mengembangkan potensi mahasiswa berprestasi sejak dini. Pencapaian ini juga merupakan bukti nyata bahwa institusi pendidikan di kawasan timur Indonesia tidak kalah kompetitif dengan universitas-universitas di pusat negeri.
Perjalanan Menuju Podium Tertinggi
Perjalanan ketiga mahasiswa menuju podium tertinggi kompetisi nasional dimulai sejak lima bulan sebelumnya. Mereka mengikuti seleksi internal universitas yang ketat, dilanjutkan dengan pembinaan intensif dari dosen pembimbing dan mentor dari industri teknologi terkemuka. Menurut catatan dari Unit Informasi Beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, proses seleksi dan pengembangan potensi mahasiswa ini dilakukan secara sistematis melalui berbagai tahapan yang komprehensif.
“Kami melihat potensi luar biasa dari ketiga mahasiswa ini sejak mereka mengikuti program akselerator entrepreneur yang kami selenggarakan pada bulan Oktober 2025 lalu,” ujar Dr. Ir. Suharno, M.Sc., Dekan Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam konferensi pers yang digelar di auditorium utama kampus, Kamis (17/4/2026).
Inovasi “AgriTech Connect” yang mereka ciptakan memiliki keunggulan kompetitif yang signifikan. Aplikasi ini menggabungkan teknologi Internet of Things (IoT), machine learning, dan analitik data real-time untuk membantu para petani dalam mengambil keputusan pertanian yang lebih tepat. Dengan interface yang user-friendly dan dapat diakses oleh petani dengan tingkat literasi digital yang rendah sekalipun, aplikasi ini menawarkan solusi inovatif untuk tantangan pertanian modern di Indonesia.
“Kami melakukan riset lapangan selama tiga bulan di berbagai daerah pertanian di Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Muna dan Konawe, untuk memahami kebutuhan sesungguhnya dari para petani,” jelas Muhammad Rafly Pratama saat diwawancarai di kantor Unit Informasi Beasiswa, kemarin. “Dari situ, kami menyadari bahwa petani membutuhkan bukan hanya teknologi, tetapi teknologi yang benar-benar dapat mereka gunakan dan memberikan nilai tambah ekonomi yang nyata.”
Nur Azizah Putri menambahkan bahwa aspek bisnis juga menjadi fokus utama dalam pengembangan proyek mereka. “Kami tidak hanya membuat inovasi teknologi, tetapi juga merancang model bisnis yang sustainable dan dapat menguntungkan semua stakeholder, mulai dari petani, distributor, hingga konsumen akhir,” ungkap mahasiswi yang berasal dari Kendari ini dengan penuh keyakinan.
Sementara itu, Budianto Wijaya menekankan pada aspek keberlanjutan lingkungan yang menjadi inti dari filosofi AgriTech Connect. “Aplikasi kami dirancang untuk mendorong praktik pertanian yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dengan memberikan rekomendasi penggunaan pupuk dan pestisida yang optimal, kami bisa mengurangi limbah pertanian dan degradasi lahan,” katanya dengan antusias.
Dukungan Penuh dari Institusi
Kesuksesan ketiga mahasiswa ini tentunya tidak terlepas dari dukungan penuh dari institusi kampus. Universitas Muhammadiyah Kendari telah menyediakan berbagai fasilitas dan program pengembangan mahasiswa berprestasi, termasuk di antaranya adalah program beasiswa penuh, akses ke laboratory dan research center, serta mentoring dari dosen-dosen yang berpengalaman di bidangnya masing-masing.
Dr. H. Muhammad Idris, M.Si., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, menyambut gembira pencapaian mahasiswa-mahasiswanya ini. “Prestasi ini adalah bukti komitmen universitas kami dalam menjalankan misi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional dan internasional,” ujar Rektor Idris dalam sambutan resminya di auditorium kampus.
Lebih lanjut, Rektor Idris menjelaskan bahwa pencapaian ini merupakan hasil dari strategi pengembangan kurikulum yang adaptif dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini. “Kami terus melakukan updating kurikulum dan program pembelajaran untuk memastikan bahwa mahasiswa kami dilengkapi dengan skills dan knowledge yang paling mutakhir dan relevan,” tambahnya.
Ketua Unit Informasi Beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari, Dra. Siti Nurhaliza, M.Ed., juga turut berbangga dengan pencapaian ini. Menurutnya, kesuksesan ketiga mahasiswa menunjukkan bahwa program-program pengembangan yang telah dirancang oleh unitnya telah berjalan dengan efektif. “Unit Informasi Beasiswa kami memiliki misi utama untuk mengidentifikasi, membimbing, dan mengembangkan potensi mahasiswa berprestasi tinggi. Pencapaian Muhammad Rafly, Nur Azizah, dan Budianto adalah buktian konkret dari efektivitas program-program kami,” ujar Dra. Siti Nurhaliza.
Dampak Langsung bagi Universitas dan Masyarakat Luas
Prestasi ini tentu saja membawa dampak positif yang signifikan bagi Universitas Muhammadiyah Kendari. Pertama, pencapaian ini meningkatkan reputasi dan citra universitas di tingkat nasional dan internasional. Dengan berhasilnya mahasiswa Unismuh Kendari dalam kompetisi bergengsi tersebut, universitas telah membuktikan bahwa institusi pendidikan di kawasan timur Indonesia mampu bersaing dengan universitas-universitas di jantung negara.
Kedua, prestasi ini diharapkan akan menarik lebih banyak calon mahasiswa berkualitas untuk mendaftar ke Universitas Muhammadiyah Kendari. Ini adalah dampak positif dalam jangka panjang yang akan meningkatkan kualitas input mahasiswa dan dengan demikian juga akan meningkatkan kualitas output lulusan.
Ketiga, pencapaian dalam kompetisi inovasi ini juga menunjukkan bahwa Universitas Muhammadiyah Kendari memiliki ekosistem entrepreneurship yang kondusif. Hal ini akan mendorong lebih banyak mahasiswa untuk mengembangkan ide-ide inovatif mereka dan membangun startup yang berdampak sosial ekonomi positif.
Selain dampak bagi universitas, pencapaian ini juga memiliki dampak yang signifikan bagi masyarakat luas, khususnya masyarakat petani di Indonesia. Dengan teknologi AgriTech Connect, para petani akan memiliki akses ke informasi dan tools yang dapat membantu mereka meningkatkan produktivitas pertanian secara signifikan. Ini sejalan dengan visi Universitas Muhammadiyah Kendari dalam berkontribusi positif bagi pembangunan berkelanjutan masyarakat Indonesia.
Rencana Pengembangan Lebih Lanjut
Ketiga mahasiswa berprestasi ini tidak berhenti hanya pada pencapaian kompetisi nasional. Mereka telah merencanakan untuk mengembangkan AgriTech Connect lebih lanjut dan membawanya ke tahap komersialisasi. Dengan dukungan dari universitas, mereka juga sedang dalam proses untuk mendapatkan pendanaan dari investor venture capital untuk scaling up produk mereka.
“Kami berencana untuk melakukan pilot project di beberapa kabupaten di Sulawesi Tenggara dalam enam bulan ke depan. Jika hasilnya memuaskan, kami akan mulai expansion ke provinsi-provinsi lain,” ungkap Muhammad Rafly Pratama.
Universitas Muhammadiyah Kendari juga telah memberikan komitmen untuk terus mendukung pengembangan produk ini melalui berbagai program inkubasi bisnis yang dimilikinya. “Kami akan memfasilitasi mahasiswa kami ini untuk mendapatkan pendampingan bisnis dari para ahli dan juga koneksi dengan calon investor dan partner strategis,” jelas Dra. Siti Nurhaliza.
Penutup: Inspirasi untuk Generasi Muda Indonesia
Pencapaian Muhammad Rafly Pratama, Nur Azizah Putri, dan Budianto Wijaya merupakan inspirasi berharga bagi mahasiswa dan generasi muda Indonesia lainnya. Mereka telah membuktikan bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan dukungan institusi yang tepat, tidak ada yang tidak mungkin untuk dicapai, terlepas dari latar belakang geografis atau sosial ekonomi.
Universitas Muhammadiyah Kendari dengan bangga mengumumkan bahwa ketiga mahasiswa ini telah ditetapkan sebagai duta inovasi universitas dan akan diikutsertakan dalam berbagai program pengembangan internasional ke depannya. Universitas juga berkomitmen untuk terus menciptakan ekosistem akademik yang mendukung kreativitas, inovasi, dan entrepreneurship.
“Ini adalah permulaan dari banyak prestasi-prestasi gemilang yang akan kami hasilkan,” tutup Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari dengan optimisme yang tinggi.
Kendari, sebuah kota di kawasan timur Indonesia yang mungkin masih kurang dikenal oleh banyak orang, kini telah membuktikan bahwa dari sini lahir inovasi dan talenta-talenta terbaik yang mampu bersaing di tingkat nasional bahkan global. Universitas Muhammadiyah Kendari dengan konsisten terus membangun reputasinya sebagai institusi pendidikan berkualitas yang menghasilkan lulusan-lulusan berprestasi dan berdampak positif bagi masyarakat.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan konferensi pers yang diselenggarakan oleh Universitas Muhammadiyah Kendari pada Kamis, 17 April 2026, dan wawancara mendalam dengan narasumber terkait.