Universitas Muhammadiyah Kendari Perluas Program Beasiswa 2026, Targetkan 500 Mahasiswa Penerima dengan Dana Rp 2,5 Miliar
Kendari, 5 April 2026 — Universitas Muhammadiyah Kendari (Unmuh Kendari) mengumumkan perluasan signifikan dalam program beasiswa dan bantuan pendidikan untuk tahun akademik 2026/2027. Unit Informasi Beasiswa kampus yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari, merilis data komprehensif mengenai berbagai skema pembiayaan pendidikan yang ditawarkan kepada mahasiswa berprestasi maupun kurang mampu.
Perkembangan ini menjadi bagian dari komitmen Unmuh Kendari dalam mewujudkan aksesibilitas pendidikan tinggi berkualitas bagi seluruh lapisan masyarakat di Sulawesi Tenggara. Dengan total alokasi dana mencapai Rp 2,5 miliar, universitas menargetkan peningkatan jumlah penerima beasiswa menjadi 500 mahasiswa, melampaui realisasi tahun sebelumnya yang hanya mencapai 320 penerima.
“Kami percaya bahwa pendidikan berkualitas bukan hak eksklusif bagi mereka yang mampu secara finansial. Oleh karena itu, perluasan program beasiswa ini menjadi prioritas utama dalam agenda pengembangan akademik kami,” ujar Dr. H. Muh. Ridho Abdullah, S.E., M.M., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, saat memberikan keterangan pers di Aula Utama Kampus, Senin pagi (5/4/2026).
Skema Beasiswa yang Ditawarkan
Unit Informasi Beasiswa Unmuh Kendari telah merancang delapan kategori utama program pembiayaan pendidikan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan profil mahasiswa. Kategori pertama adalah Beasiswa Penuh (Full Scholarship), yang mencakup seluruh biaya pendidikan termasuk semester, akomodasi, dan tunjangan hidup bulanan sebesar Rp 500 ribu hingga Rp 750 ribu.
“Beasiswa penuh kami targetkan untuk 50 mahasiswa berprestasi akademik sangat baik dengan nilai IPK minimal 3,5 atau siswa pemenang olimpiade nasional dan internasional,” penjelasan Dra. Siti Nurhaliza, M.M., Kepala Unit Informasi Beasiswa Unmuh Kendari, dalam sesi briefing untuk media massa.
Kategori kedua adalah Beasiswa Parsial (Partial Scholarship) yang menanggung biaya pendidikan 50 hingga 75 persen, dengan target 150 mahasiswa penerima. Kategori ketiga menghadirkan Program Bantuan Biaya Operasional Pendidikan (BBOP), yang fokus membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu dengan alokasi dana Rp 1 juta hingga Rp 2 juta per semester untuk 200 penerima.
Selain itu, Unmuh Kendari memperkenalkan Beasiswa Khusus Prestasi dalam bidang olahraga dan seni, yang masing-masing dialokasikan untuk 30 mahasiswa. Program Magang Beasiswa juga diluncurkan, memberikan kesempatan kepada 40 mahasiswa untuk magang di perusahaan mitra sambil menerima tunjangan dan kesempatan penempatan kerja pasca-lulus.
“Kami juga menghadirkan inovasi terbaru berupa Beasiswa Kepemimpinan untuk 20 mahasiswa yang terlibat aktif dalam organisasi kemahasiswaan dan pemberdayaan masyarakat,” tambah Siti Nurhaliza dengan antusias.
Proses Seleksi yang Transparan
Kepala Unit Informasi Beasiswa menekankan bahwa seluruh proses seleksi penerima beasiswa dilakukan dengan mekanisme yang transparan, objektif, dan melibatkan berbagai stakeholder. Panitia seleksi terdiri dari unsur akademik, keuangan, dan pembina mahasiswa.
“Tahapan seleksi meliputi verifikasi berkas, tes akademik bagi kategori tertentu, wawancara dengan panel, dan validasi data sosial ekonomi keluarga. Kami menggunakan sistem scoring digital yang terintegrasi untuk meminimalkan kesalahan,” jelas Siti Nurhaliza.
Untuk tahun ini, pendaftaran beasiswa telah dibuka sejak 1 April 2026 dan akan ditutup pada 30 April 2026. Mahasiswa dapat mendaftar melalui portal akademik universitas atau langsung ke kantor Unit Informasi Beasiswa di Gedung Rektorat Lantai 2, Unmuh Kendari.
Dukungan dari Pihak Stakeholder
Peluncuran program beasiswa yang diperluas ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Muhammadiyah Sulawesi Tenggara sebagai induk organisasi universitas. H. Lukman Nur, Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Sulawesi Tenggara, mengapresiasi inisiatif tersebut.
“Sudah saatnya perguruan tinggi Muhammadiyah di Kendari memaksimalkan misi sosialnya. Program beasiswa yang diperluas ini sejalan dengan nilai-nilai dasar Muhammadiyah dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan,” ujar Lukman Nur saat hadir dalam acara peluncuran program.
Selain itu, PT Bank Sulawesi Tenggara dan beberapa perusahaan lokal telah menjadi mitra sponsor yang berkontribusi dalam program Corporate Social Responsibility (CSR) untuk mendukung pembiayaan beasiswa. Kontribusi dari sektor swasta ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas beasiswa hingga Rp 3 miliar pada tahun mendatang.
Testimoni Penerima Beasiswa Tahun Lalu
Siti Maryam, mahasiswa tingkat akhir Program Studi Manajemen Pendidikan yang merupakan penerima Beasiswa Penuh tahun akademik 2024/2025, berbagi pengalamannya. “Beasiswa dari Unmuh Kendari benar-benar mengubah hidup saya. Saya bisa fokus pada studi tanpa harus bekerja sambilan seperti dulu. Hasilnya, IPK saya meningkat menjadi 3,72 dan saya berhasil menjadi asisten dosen,” ungkap Siti Maryam dengan mata berbinar.
Cerita serupa disampaikan oleh Muh. Rizki Pratama, penerima Beasiswa Parsial dari Program Studi Teknik Sipil. “Dukungan finansial dari kampus memungkinkan saya mengikuti kompetisi desain bangunan nasional dan akhirnya meraih juara tiga. Pengalaman ini tidak akan mungkin tanpa beasiswa,” katanya penuh kebanggan.
Dampak Program bagi Ekosistem Akademik
Direktur Akademik Unmuh Kendari, Dr. H. Bambang Suryanto, S.T., M.T., melihat perluasan program beasiswa ini akan memberikan dampak positif jangka panjang terhadap kualitas akademik universitas. “Mahasiswa yang terbebas dari tekanan finansial akan memiliki kesempatan lebih besar untuk mencapai prestasi akademik maksimal. Pada gilirannya, ini akan meningkatkan reputasi universitas,” ujar Bambang Suryanto.
Data internal universitas menunjukkan bahwa penerima beasiswa pada periode 2023-2025 memiliki rata-rata IPK 0,5 poin lebih tinggi dibanding mahasiswa non-penerima beasiswa. Selain itu, tingkat kelulusan tepat waktu (4 tahun) bagi mahasiswa beasiswa mencapai 87 persen, jauh melebihi rata-rata universitas yang sebesar 72 persen.
Program beasiswa juga diindikasikan meningkatkan partisipasi mahasiswa dalam kegiatan ekstrakurikuler dan kompetisi akademik. Pada tahun lalu, mahasiswa Unmuh Kendari meraih 23 penghargaan tingkat nasional, dengan 16 di antaranya diraih oleh penerima beasiswa.
Tantangan dan Rencana Ke Depan
Meskipun program beasiswa telah berkembang pesat, Unit Informasi Beasiswa masih menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah terbatasnya kesadaran calon mahasiswa di daerah terpencil mengenai ketersediaan beasiswa. Untuk mengatasi ini, Unmuh Kendari merencanakan program sosialisasi ke 25 sekolah menengah atas di seluruh Sulawesi Tenggara.
“Kami juga sedang mengembangkan aplikasi mobile untuk memudahkan akses informasi beasiswa dan proses pendaftaran,” kata Siti Nurhaliza mengenai rencana pengembangan sistem informasi beasiswa.
Kedepannya, universitas menargetkan perluasan sumber pembiayaan beasiswa melalui penggalangan dana alumni, kerjasama dengan organisasi nirlaba internasional, dan pengajuan proposal ke pemerintah. Target ambisius ditetapkan untuk mencapai 750 penerima beasiswa pada tahun akademik 2027/2028.
Penutup
Perluasan program beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari mencerminkan komitmen berkelanjutan institusi dalam menciptakan ekuitas pendidikan. Dengan dukungan dari berbagai pihak dan inovasi berkelanjutan dalam sistem pembiayaan, universitas optimis dapat terus membuka kesempatan bagi generasi muda berbakat untuk mengakses pendidikan berkualitas tanpa halangan finansial.
Bagi calon mahasiswa dan mahasiswa yang ingin mendaftar program beasiswa 2026/2027, informasi lengkap tersedia di website resmi universitas (www.unmuhkendari.ac.id), melalui media sosial Unit Informasi Beasiswa, atau dengan menghubungi langsung kantor di Gedung Rektorat. Pendaftaran beasiswa ditutup pada 30 April 2026, jadi jangan lewatkan kesempatan emas ini untuk meraih mimpi pendidikan berkualitas.
—
Artikel ini ditulis berdasarkan keterangan pers resmi Universitas Muhammadiyah Kendari, 5 April 2026, dengan narasumber dari tingkat pimpinan dan pelaksana program beasiswa kampus.