KENDARI – Universitas Muhammadiyah Kendari (Unismuh Kendari) resmi menggelar Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa 2026 yang megah pada hari Senin, 31 Maret 2026, di lapangan olahraga utama kampus yang terletak di Jalan Sultan Hasanuddin, Kendari, Sulawesi Tenggara. Acara yang diselenggarakan oleh Unit Informasi Beasiswa bekerja sama dengan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora) ini menghadirkan lebih dari 2.500 peserta mahasiswa dari berbagai fakultas dan program studi.
Festival berlangsung selama tiga hari penuh dengan antusiasme tinggi dari seluruh civitas akademika Unismuh Kendari. Kehadiran rektor, dosen, staf administrasi, dan keluarga besar mahasiswa menciptakan suasana meriah dan penuh semangat juara di seluruh sudut kampus. Acara ini menjadi momentum penting bagi universitas untuk menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan potensi mahasiswa di bidang olahraga dan seni budaya, sekaligus meningkatkan prestasi akademik melalui program-program penunjang ekstrakurikuler yang terstruktur.
Latar Belakang Penyelenggaraan
Penyelenggaraan Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa Unismuh Kendari 2026 merupakan inisiatif strategis dari Unit Informasi Beasiswa yang bertujuan memberikan platform kepada mahasiswa berprestasi untuk mengekspresikan bakat dan kemampuan mereka. Menurut catatan institusi, acara serupa telah dilaksanakan sejak tahun 2022 dengan skala yang terus berkembang pesat.
“Kami percaya bahwa pengembangan mahasiswa tidak hanya melalui pendidikan akademik semata, melainkan juga melalui kegiatan ekstrakurikuler yang memberikan pengalaman praktis dan memperkaya soft skill,” ujar Dr. Ir. Rahman Syaiful, M.T., Rektor Universitas Muhammadiyah Kendari, dalam sambutannya di acara pembukaan pada Senin pagi.
Pada tahun-tahun sebelumnya, universitas telah menghasilkan atlet dan seniman berbakat yang meraih prestasi di ajang regional dan nasional. Beberapa mahasiswa telah berhasil meraih medali dalam kejuaraan olahraga tingkat sulawesi tenggara dan bahkan nasional. Sementara itu, kelompok seni tradisional Unismuh Kendari telah diundang dalam berbagai festival budaya tingkat nasional.
Melihat momentum yang positif ini, Unit Informasi Beasiswa memutuskan untuk mengadakan festival dengan skala lebih besar pada tahun 2026. Dengan dukungan penuh dari pimpinan universitas dan kerjasama lintas departemen, festival ini dirancang tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai medium untuk membangun karakter, disiplin, dan semangat kebersamaan di antara mahasiswa Unismuh Kendari.
Rangkaian Kegiatan Olahraga
Festival Seni dan Olahraga 2026 menampilkan berbagai cabang olahraga yang kompetitif dan menarik. Cabang olahraga yang dipertandingkan meliputi sepak bola putra dan putri, bola voli, badminton tunggal dan ganda, tenis meja, catur, futsal, basket, dan bulu tangkis. Setiap cabang olahraga memiliki kategori dan divisi yang dirancang untuk memastikan partisipasi yang luas dan inklusif.
Cabang sepak bola menjadi daya tarik utama festival ini. Tim-tim dari berbagai fakultas berkompetisi dengan antusiasme tinggi di lapangan utama kampus yang telah disiapkan khusus untuk pertandingan. Pertandingan pembukaan sepak bola putra menjadi sorotan, dengan kehadiran ratusan penonton yang memadati tribun penonton.
“Kompetisi sepak bola tahun ini menampilkan 16 tim dari berbagai fakultas. Kualitas permainan sudah terlihat lebih baik dibanding tahun lalu. Kami lihat ada peningkatan signifikan dalam teknik bermain dan strategi tim,” jelas Bambang Hermanto, S.Pd., M.Or., Pelatih Kepala Tim Sepak Bola Unismuh Kendari, saat diwawancarai pada hari kedua festival.
Selain itu, cabang bola voli juga menampilkan pertandingan yang seru. Tim bola voli putri Unismuh Kendari, yang baru saja kembali dari kejuaraan regional, menunjukkan performa cemerlang dengan permainan yang solid dan koordinasi tim yang baik. Menurut pelatih tim, persiapan intensif selama tiga bulan terakhir telah membuahkan hasil yang memuaskan.
Pada kategori individual, kompetisi badminton dan tenis meja mencuri perhatian dengan partisipasi atlet-atlet berbakat dari berbagai program studi. Salah satu mahasiswa dari Fakultas Teknik, Farhan Wijaya, berhasil memenangkan kategori badminton tunggal putra dengan kemenangan telak dalam final melawan pesaing dari Fakultas Hukum.
“Saya sangat bahagia bisa memenangkan kompetisi ini. Persiapan selama berbulan-bulan akhirnya terbayar. Terima kasih kepada universitas dan Unit Informasi Beasiswa yang telah memberikan kesempatan ini,” ungkap Farhan Wijaya dengan senyuman lebar usai pertandingan final.
Kompetisi catur juga menjadi bagian menarik dari festival ini. Sejumlah mahasiswa menunjukkan kemampuan strategi bermain yang luar biasa. Turut hadir dalam acara pembukaan pertandingan catur adalah Grandmaster lokal yang memberikan demonstrasi pertandingan dengan peserta muda berbakat dari Unismuh Kendari.
Rangkaian Kegiatan Seni dan Budaya
Tidak hanya olahraga, festival ini juga menghadirkan berbagai kegiatan seni dan budaya yang memperkaya pengalaman mahasiswa Unismuh Kendari. Cabang-cabang seni yang ditampilkan meliputi tari tradisional, musik, teater, puisi, dan seni visual. Setiap pertunjukan menampilkan ekspresi seni yang autentik dan mencerminkan kekayaan budaya lokal dan nasional.
Penampilan tari tradisional menjadi highlight yang paling ditunggu-tunggu oleh seluruh hadirin. Kelompok seni tradisional Unismuh Kendari menampilkan tari-tarian klasik dan kontemporer yang memukau. Pada hari pertama festival, mereka menampilkan tari Mandau dari Sulawesi Tenggara dengan kostum yang indah dan gerakan yang harmonis.
“Kami menghadirkan pertunjukan seni yang menggabungkan unsur tradisional dan modern. Tujuannya adalah untuk melestarikan budaya lokal sambil memberikan sentuhan kreativitas masa kini kepada generasi muda,” jelaskan Siti Nurhaliza, S.Sn., M.Sn., Koordinator Unit Seni dan Budaya Unismuh Kendari, dalam sebuah sesi wawancara khusus.
Kelompok musik kampus juga menampilkan pertunjukan yang spektakuler. Band-band mahasiswa Unismuh Kendari memainkan lagu-lagu original dan cover dengan kualitas profesional. Antusiasme penonton mencapai puncaknya saat salah satu band pemenang kompetisi regional menampilkan lagu tema festival yang berjudul “Muhammadiyah Berkembang, Kami Bersinar.”
Dalam kategori teater, mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Politik mempersembahkan pertunjukan monolog yang menyentuh hati penonton. Drama yang mereka perankan mengangkat tema tentang perjalanan hidup seorang mahasiswa yang berjuang mengejar impiannya di tengah keterbatasan ekonomi, namun berkat dukungan universitas dan rekan-rekannya, akhirnya berhasil mencapai cita-citanya.
Kompetisi puisi juga menampilkan talenta muda yang memiliki kemampuan apresiasi sastra tinggi. Para peserta membawakan puisi original yang berbicara tentang tema-tema sosial, lingkungan, dan kehidupan sehari-hari mahasiswa. Juri kompetisi, yang terdiri dari dosen sastra dan penyair profesional, memberikan pujian tinggi atas kualitas karya-karya yang ditampilkan.
Peran Unit Informasi Beasiswa
Unit Informasi Beasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari memainkan peran krusial dalam pelaksanaan festival ini. Unit yang dipimpin oleh Drs. Haji Miftahul Huda, M.Si., telah melakukan persiapan matang selama enam bulan sebelumnya.
“Festival Seni dan Olahraga ini adalah salah satu program flagship dari Unit Informasi Beasiswa untuk memberikan nilai tambah kepada mahasiswa kami. Kami tidak hanya fokus pada aspek informasi beasiswa, tetapi juga mengembangkan holistik kepribadian mahasiswa melalui kegiatan-kegiatan kreatif dan kompetitif,” ujar Drs. Haji Miftahul Huda dalam acara konferensi pers yang diadakan sebelum pelaksanaan festival.
Persiapan festival melibatkan lebih dari 100 panitia yang bekerja secara sukarela. Mereka menangani berbagai aspek mulai dari koordinasi logistik, publikasi, penjadwalan pertandingan, hingga penyelenggaraan acara. Tim ini juga memastikan bahwa setiap peserta mendapatkan pengalaman yang positif dan memorable selama mengikuti festival.
Dalam hal pendanaan, festival ini didukung oleh anggaran universitas, sponsor dari perusahaan lokal, dan sumbangan dari alumni Unismuh Kendari yang peduli terhadap perkembangan institusi.
Dampak dan Signifikansi Bagi Mahasiswa
Festival Seni dan Olahraga 2026 memberikan dampak positif yang signifikan bagi mahasiswa Unismuh Kendari. Pertama, festival ini memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengekspresikan potensi dan bakat mereka di luar ruang kelas. Banyak mahasiswa yang selama ini belum mendapatkan platform untuk menampilkan kemampuan mereka akhirnya bisa berbagi karya dengan komunitas yang lebih luas.
Kedua, festival ini menjadi medium untuk membangun semangat kebersamaan dan persatuan di antara mahasiswa. Meski ada kompetisi yang ketat, suasana festival tetap penuh dengan sikap sportivitas dan saling mendukung. Ini tercermin dari cara penonton memberikan tepukan dan sorak-sorai untuk setiap peserta, tidak peduli dari fakultas mana mereka berasal.
Ketiga, festival ini memotivasi mahasiswa untuk terus berprestasi dan mengembangkan diri mereka. Beberapa mahasiswa yang tampil di festival ini telah mengikuti seleksi untuk mewakili universitas di ajang-ajang olahraga dan seni tingkat regional dan nasional.
Keempat, acara ini juga membantu meningkatkan citra positif Universitas Muhammadiyah Kendari di mata masyarakat luas. Festival yang dihadiri oleh banyak media massa dan diikuti oleh ribuan peserta menunjukkan bahwa universitas ini aktif dalam mengembangkan talenta muda di Sulawesi Tenggara.
Seorang mahasiswa dari Fakultas Pendidikan, Nurdin Samsu, yang mengikuti kompetisi teater, mengungkapkan apresiasi tingginya terhadap penyelenggaraan festival ini.
“Saya sangat bersyukur bisa mengikuti festival ini. Selain mendapatkan pengalaman berharga dalam penampilan, saya juga belajar banyak dari peserta lain. Semoga acara seperti ini bisa terus diadakan setiap tahun dan semakin berkembang,” katanya dengan antusias.
Harapan ke Depan
Melihat kesuksesan festival kali ini, pimpinan universitas dan Unit Informasi Beasiswa telah menyatakan komitmen mereka untuk terus mengembangkan program serupa di masa depan. Rektor Unismuh Kendari menyebutkan bahwa pada tahun depan, festival akan diperluas lagi dengan menambahkan berbagai cabang olahraga dan seni baru, serta melibatkan mahasiswa dari universitas lain di Sulawesi Tenggara.
“Kami ingin menjadikan Festival Seni dan Olahraga Muhammadiyah Kendari sebagai salah satu ajang bergengsi di tingkat regional, bahkan nasional. Untuk itu, kami akan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan dan membuka partisipasi yang lebih luas,” ungkap Dr. Ir. Rahman Syaiful dalam kesempatan menutup festival.
Selain itu, universitas juga berencana untuk membentuk tim khusus untuk menangani pengembangan atlet dan seniman berbakat agar dapat berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Program beasiswa khusus untuk atlet dan seniman juga akan ditingkatkan alokasinya.
Penutup
Festival Seni dan Olahraga Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari 2026 telah berhasil menciptakan momentum positif bagi pengembangan potensi mahasiswa di bidang olahraga dan seni budaya. Dengan partisipasi yang luas, penampilan yang berkualitas, dan dukungan penuh dari seluruh civitas akademika, festival ini telah membuktikan bahwa Unismuh Kendari berkomitmen untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkembang secara holistik.
Keberhasilan festival ini membuka harapan baru bagi mahasiswa Unismuh Kendari untuk terus berprestasi dan mengharumkan nama universitas mereka di panggung nasional dan internasional. Semoga momentum positif ini dapat terus dipertahankan dan dikembangkan pada tahun-tahun mendatang, sehingga Universitas Muhammadiyah Kendari semakin dikenal sebagai institusi pendidikan yang mengembangkan talenta integral dan berdedikasi tinggi.
—
Penulis adalah jurnalis kampus yang meliput kegiatan akademik dan kemahasiswaan di Universitas Muhammadiyah Kendari.